Sidrap Hasilkan 800 Janda pada 2019, 360 Diantaranya Janda Muda

Daerah
Bagikan

HM Basir Makka, Panitera PA Sidrap

SULBAR99.COM-SIDRAP, Angka fantastis jumlah janda di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan tahun 2019, 800 Janda yang dihasilkan berdasarkan putusan pengadilan agama kabupaten Sidrap. Salah satu penyebabnya karena akhlak yang kurang diantara pasangan suami istri serta adanya pihak ketiga dalam rumah tangga.

Panitera  Pengadilan Agama Sidrap, HM Basir Makka yang ditemui, Minggu (6/2/2020) mengungkapkan, pada tahun 2019, terdapat 915  permohonan gugatan cerai. Selain gugatan cerai, terdapat pula 322 permohonan lainnya seperti perkara ahli waris dan lain-lain, sehingga total permohonan yang terdaftar di Pengadilan Agama Sidrap sebanyak 1237 permohonan.

BACA JUGA  APBD Majene 2020 Ditetapkan Rp 990 Miliar

“Dari 915 gugatan cerai,  800 yang sudah putus pengadilan,” ungkap Basir Makka. Selebihnya, lanjut Basir, masih tahap proses persidangan dan belum mendapat putusan.

Sementara itu, dari 800 jumlah janda di Sidrap, 45 persen berusia antara 20 hingga 30 tahun atau sekitar 360 janda yang masih tergolong muda, 25 Persen janda yang berumur antara 30 hingga 40 tahun, sedangkan sisanya janda yang berusia  40 tahun keatas.

BACA JUGA  Scorpion Tabrak Beat di Tammangalle, Seorang Pengendara Tewas

Ketika disinggung apa yang menyebabkan hingga angka perceraian begitu tinggi di Sidrap, Basir Makka mengatakan bahwa perceraian dipicu dengan adanya pihak ketiga dalam rumah tangga, entah suami yang berselingkuh ataupun istri yang berselingkuh. “Akhlak yang kurang juga faktor penyebabnya,” ujarnya singkat.

Selain itu, faktor penyebab perceraian juga dipicu adanya kekerasan dalam rumah tangga, faktor ekonomi. “Ada juga perempuan yang mengajukan gugatan cerai ketika suaminya masih dalam penjara,”pungkas Basir Makka.

BACA JUGA  BAPAN Sulsel Tuntaskan Pembayaran Sengketa Tanah Jalur KA Makassar-Pare

Laporan : Firdauz, editor : Idham


Bagikan