Operasi Zebra. Pelanggaran Lalu Lintas di Polman Meningkat Hingga 3 Persen

Daerah

SULBAR99.COM-POLMAN, Operasi Zebra Siamasei 2019 di Kabupaten Polman yang
digelar sejak 23 Oktober hingga 5
November 2019,  cenderung meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, AKP Rusli Said, Kamis (07/11) mengatakan,  dalam razia operasi zebra di tahun ini kendaraan yang dikenakan tilang naik sekitar 3 persen, dibanding tahun lalu.

“Jadi kita sudah laksanakan operasi zebra selama 14 hari. Selama operasi zebra itu dari hasil penindakan pelanggaran lalu lintas dengan menggunakan penilangan ini ada kenaikan jumlah pelanggar yaitu sebesar 3 persen, dibandingkan tahun 2018,” kata AKP Rusli.

BACA JUGA  Kini, Masyarakat Dapat Mengetahui Status Barang Bukti Secara Online, Kejari Majene Luncurkan Aplikasi E-Barang Bukti

Menurut Rusli, untuk tahun ini, jumlah pelanggar yang ditindak dengan tilang sebanyak 364, sedangkan di tahun 2018 sebanyak 354 kendaraan yang ditilang. Sementara jumlah kecelakaan lalu lintas  sebanyak empat kasus.

BACA JUGA  Kabar Baik Bagi Petani Majene. Pemerintah Segera kerjasama dengan Dompet Dhuafa Tingkatkan Kesejahteraan Petani

“Kalau tahun sebelumnya kasus laka lantas nihil, tahun ini ada 4 kasus laka dengan korban luka ringan 2 orang dan korban meninggal dunia 2 orang,”ungkapnya.

Ia juga mengatakan, selama Operasi Zebra Siamasei 2019 berlangsung, para pengguna jalan raya yang ditertibkan atau melanggar aturan lalu lintas, didominasi pelanggaran tidak gunakan helm sebanyak 191 perkara.

BACA JUGA  Pemkab Majene Terima Bantuan Hibah Rp 2,3 Miliar dari Pemprov Sulbar

“Termasuk pelanggaran tidak menggunakan safety belt, atau sabuk
pengaman sebanyak 51 perkara, gunakan lampu strobe 22 perkara, dan pelanggaran lainnya 28 perkara, namun demikian masayarakat di Polman pada operasi zebra tahun ini sudah cenderung lebih tertib, karena faktanya pengendara anak dibawah umur dan pengguna helm SNI mengalami penurunan,”pungkasnya. (Ali)