Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Lagi ke Samsat

Nasional
Bagikan

PAJAK KENDARAAN. Kini, pembayaran pajak kendaraan tak perlu lagi ke Samsat. (Internet)

SULBAR99.COM– Pemilik kendaraan bermotor kini bisa mendapatkan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (e-TBPKP) yang dapat disimpan di telepon genggam dan dicetak sendiri. Inovasi ini diluncurkan Samsat Jatim.

Pemilik kendaraan bermotor Di Jawa Timur dapat membayar pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK tahunan secara online di lebih 16.000 Indomaret di seluruh Indonesia. Selain itu, mereka juga tidak perlu kembali ke Samsat lagi untuk mencetak Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran.

Launching pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut dihadiri Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, AKBP. Mohammad Aldian Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur dan Boedi Prijo Soeprajitno Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA  Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg di bulan Ramadhan.

AKBP Mohammad Aldian menjelaskan mekanisme pengesahan STNK tahunan secara elektronik dilakukan setelah wajib pajak melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui outlet Indomaret hanya dengan persyaratan membawa KTP dan STNK asli. “Nanti kasir Indomaret memasukkan Nomor Polisi, Nomor mesin kendaraan, dan nomor HP wajib pajak,”ujar Aldian.

Setelah pembayaran tuntas, lanjut Aldian, maka wajib pajak akan menerima struk pembayaran dan SMS bitly dari Polri. SMS bitly itu berisi data ERI (Electronic Registeration & Identification). Sehingga bila SMS bitly itu diklik maka akan muncul gambar Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (e-TBPKP), yang bisa disimpan dalam ponsel atau dicetak.

BACA JUGA  Farhan, Korban Tewas Aksi Rusuh 22 Mei Tertembak Tembus Dada. Polisi : Tak ada Peluru Tajam.

“e-TBPKP yang dilengkapi dengan barcode (QR code) itu merupakan tanda bukti pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bukti Pengesahan STNK yang valid dan sah, jadi nantinya petugas yang melakukan razia bisa memverifikasi pengesahan dengan menggunakan scan barcode (QRcode),” kata Aldian.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi inovasi baru dari Bapenda Jatim tersebut. “Inilah yang dibutuhkan masyarakat cepat dan tidak ribet serta bisa cetak sendiri,” kata Khofifah.(Ih)

Sumber : suarasurabaya.net


Bagikan